17383_675687455890214_1983759390388413249_n

17383_675687455890214_1983759390388413249_n

Assalamu’alaykum sahabat UKM-IHT, bagaimana kabarnya?

Hari ini mimin mau share kajian yg diadakan oleh SKI Al-Binaa FALTL USAKTI rabu kemarin yaa, yang dibawakan oleh Ust Muchlis, yang kali ini membahas tentang Hadist Arba’in (Insya Allah berikutnya juga tetap akan membahas Hadist Arba’in)

Ngomong-ngomong apa sih Hadist Arba’in, nah hadist ini dikumpulkan oleh Imam An Namawi, berisi 42 hadist, mencakup bahasan tentang niat, islam, aqidah, hubungan interaksi sosial, anjuran ibadah, dan lain sebagainya.
Hadist ini bukan hanya berlaku di Indonesia saja loh..

Nah pada pertemuan kali ini (Rabu, 18 Maret 2015), masalah yang akan dibahas adalah tentang niat dan hijrah smile emoticon

HADITS PERTAMA

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .

[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]

Arti Hadits / ترجمة الحديث :

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .

Apa sih niat?
Niat (niyyatu) berarti kehendak/ maksud/ tujuan juga dapat berarti alqosdu yaitu yakinnya hati untuk melakukan sesuatu dan kuatnya kehendak untuk melakukannya tanpa ada keraguan.
Bersungguh-sungguh melaksanakan ibadah dlm rangka mendekatkan diri kepada Allah

Segala sesuatu itu bermula dari niat. Semuanya tergantung niat. Apapun hal baik yg akan kita lakukan niatkanlah untuk beribadah kepada Allah untuk meraih ridho-Nya.

Apa itu hijrah?
Secara bahasa berarti berpindah/meninggalkan/move on (ceilah move on) :p
Secara syariat hijrah berarti berpindah atau (attharqu) meninggalkan. Kata berpindah atau meninggalkan disini memiliki konotasi positif yang berarti meninggalkan sesuatu yang bersifat maksiat. Menuntut ilmu, dari sesuatu yang tidak mengerti menjadi mengerti juga dapat diartikan sebagai hijrah.

Niat yg baik akan melahirkan sesuatu yg baik :
– kesungguhan dalam aplikasi amal soleh yang lebih dalam
– melahirkan jiwa / pribadi yang sabar
– nilai tawakal kepada Allah senantiasa disandarkan, tawakal itu sejalan dengan giatnya kita berusaha (nah kalo cuma tawakal tanpa berusaha itu sih namanya apa ya)

Keistimewaan niat yaitu dapat membedakan mana ibadah mana adat.

Adat itu berarti budaya

Ibadah merupakan semua jenis yang mencakup nama Allah yang dilakukan oleh hambaNya yang disukai oleh Allah untuk meraih ridho Allah baik berupa lisan maupun perbuatan.

Tapi ada juga nih hijrah yang tidak diperbolehkan yaitu mendiamkan saudaranya selama lebih dari 3 hari. Dan ini bida membeuat shalat kita tidak diterima selama 40 hari loh sahabat.. Naudzubillahi min zalik…

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «لَا يَحِلُّ لِلْمُؤْمِنِ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ»

“Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: ‘Tidak halal bagi seorang mukmin mendiamkan saudaranya melebihi tiga hari’.”(HR. Muslim)

Nah sekarang udah pada tau kan kalau seorang mu’min akan diberi ganjaran pahala berdasarkan kadar niatnya. Semua perbuatan yang bermanfaat dan mubah (boleh) jika diiringi niat karena mencari keridhoan Allah maka dia akan bernilai ibadah.

Maka dari itu luruskan kembali niat kita hanya karena Allah semata, giatkanlah diri kita untuk senantiasa beristighfar mengingat dan memohon ampunan kepada Allah karena manusia adalah tempatnya khilaf dan salah, sebesar apa pun dosa kita maaf dari Allah sangatlah besar tidak terkira. Yuk kita sama sama belajar memperbaiki diri kita :D
*introspeksi buat mimin juga nih hehe*

Semoga bermanfaat yaa sahabat :)
Wallahu’alam bisshawab, Wassalamu’alaykum…

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>