edelweiss_-_006-thumb-1024xauto-102291

Ukhuwah
Oleh: BPH UKM IHT :)

Ku lihat pernak pernik gedung megah terbias di jendela bis kota
Senyuman kakek dan nenek di dekat pintu bis yang penuh canda
Teringat orang tua yg sedang berkerja
Membiayai kuliah kita tanpa henti dengan sekuat tenaga

Terkadang sempat terbesit di pikiran kita
Pantaskah kita duduk di kursi yg empuk dan di ruangan yg sejuk?
Oh ayah, oh Ibu, jasamu sungguh mulia
Walau kami membuatmu marah tapi kamu tetap tersenyum

Kadang ku berfikir
Pantaslah diri ini duduk di bangku kuliah
dedangkan mereka bersekolah saja tak mampu
di mana generasi muda ini?

Waktu…
Tenaga…
Harta…
Mereka habiskan demi melihat senyuman kita

Akan hadir dan tiba saanya
kita bertemu dan berpisah
Tapi tetap ingatlah kawan
Perjuangan kita baru saja di mulai

Tanpa lelah bekerja
Tanpa lelah menahan asa
Senyum ikhlas yang kurasa
Tatapan teduh yg terus ku dapat darinya.

Binaran matanya kala malam datang
Seolah menegaskan bahwa lelah itu sudah berat ia rasakan
Namun sungguh Ya Rabb….
Senyumannya selalu menegaskan bahwa ia baik-baik saja

Bahwa ia mampu melawan
Perihnya beban hidup ini
Bahwa ia mampu membahagiakam kami
Dengan segala cara dan upaya.

Teriris melihat keringat
Yang begitu nyata mengalir darinya
Ingin ku teriak pada alam
Sampai kapan aku harus diam melihatnya terluka?

Terluka dari perihnya menanggung amanahMu, Amanah yg harus mereka terima tuk bahagiakan kami
Seorang anak yg hanya duduk manis menanti
Kehadirannya setiap hari.

Rabb..
Bahagiakan ia dengan apapun caraMu
Bahkan hingga di titik jenuh sekalipun
Tetap bahagiakan mereka.

Engkau insan selembut boneka beruang raksasa
Melepas Kami, menenun amanah
Engkau embun yang menyejukan udara
Merajut mimpi, membangun ukhuwah

Kita berkumpul dalam satu kisah
Mewarnai suka duka di kanvas dakwah
Berjalan beriringan walau pun berbeda wajah
Merangkul dan menuntun, haruskah lelah?

Kita adalah insan yang penuh salah dan lupa
Adakah kita tak pernah lakukan dosa?
Apakah ada di antara kita yang tak pernah mengompol di celana
Di masa kecilnya?

Selalu ada yang memaafkan
Selalu ada yang mengajarkan
Perkataan yang lembut dan penuh perhatian
Merubah lekukan diri walaupun perlahan

Bersatulah wahai insan
Lihatlah awan
Mereka tidak akan indah jika sendirian
Begitu juga kita, kawan

Entah perasaan apa namanya yang dapat melukiskan
Ketika Allah menyatujan hati-hati kita
Walau raga belu lagi berjumpa
Namun hati tetap bersua

Walau terlahir dari rahin yang berbeda
Tapi menyatu bagai saudara satu bunda
Walau tidak satu generasi
Namun bagai saudara kembar tak berbeda

Batin pun bermain
Ketika rindu melanda
Ataupun ketika tubuh terluka
Inikah yang dinamakan Ukhuwah?

-Sekian-

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>