doa-selamat1

Sebuah rumus dan judul sederhana untuk menggambarkan indikator yang tepat untuk menyebut pemuda muslim. Pemuda Muslim tak cukup hanya “anak muda” dan agamanya islam, tapi dia haruslah soleh dalam menjalankan agamanya dan berprestasi dalam kehidupannya.

Dimana Posisi Pemuda Dalam Islam ?

Dalam sejarah Islam banyak tokoh-tokoh perjuangan umat muslim adalah pemuda, sebut saja Ali bin Abi Thalib , Mushab bin Umair dan Mu’adz Bin Jabal yang jejak sejarahnya menjadi pelajaran bagi kita semua sebagai pemuda. Dari sejarah-sejarah tokoh-tokoh tersebut posisi pemuda dalam Islam sangatlah jelas yaitu sebagai penggerak bangsa dalam memajukan peradaban. Hal ini dikarenakan ditangan pemuda lah peradaban sebuah bangsa dipertaruhkan. Pemuda yang baik akhlaknya akan membawa perubahan yang baik juga setidaknya bagi dirinya dan Pemuda yang baik dan berprestasi membawa efek yang baik bagi orang disekitarnya.

Apa Implikasi Soleh dan Berprestasi dalam Kehidupan Pemuda Muslim ?

Tokoh-tokoh yang disebutkan diatas, tidak akan menjadi hebat jika tidak soleh dalam agama islam dan tidak akan dikenang sebagai seorang yang hebat jika tak berprestasi dalam kehidupannya. Implikasi Soleh adalah hal yang paling utama dalam kehidupan seorang muslim , khususnya pemuda hal ini sejalan dengan kalimat “Allah menyukai orang tua yang bertobat tapi Allah lebih mencintai pemuda yang bertobat”.

Masa muda adalah masa keemasan dalam fase kehidupan manusia, karena banyak kenikmatan yang Allah berikan selagi muda , antara lain tubuh yang sehat, akal dan pikiran yang semakin menguat dan hal-hal lain yang hanya diberikan saat kita muda.

Soleh dalam diri pemuda islam dapat diartikan sebagai ketaatannya dalam menajalankan perintah Allah dan rasul-Nya dan menjauhi larangan Allah dan rasul-Nya. Saat masa muda kita pasti dihadapkan dengan segala hal duniawi yang dapat menjauhkan diri kita dari perintah-perintah tersebut, ke-soleh-an pada diri kita lah yang dapat menangkal godaan-godaan agar kita tetap pada jalan Allah SWT. Impilkasi soleh pada pemuda akan berpengaruh pada dirinya untuk selalu taat kepada Allah, orang lain karena soleh akan membawa kepada akhlak yang baik dan sekitarnya yang merasa aman dan nyaman di sekitar pemuda yang soleh.

Berprestasi merupakan hal yang patut diraih oleh pemuda muslim dalam kehidupannya. Prestasi adalah salah satu bentuk kesuksesan seorang pemuda dalam hal mua’malah. Pemuda yang berprestasi pasti memiliki impact yang dapat dijadikan contoh bagi orang lain.

Prestasi tidak hanya dalam hal spiritualis saja, tapi bisa dalam hal olahraga, akademik, sains , sosial dan hal-hal lain sepanjang tidak melanggar syariat Islam. Prestasi pada seorang pemuda Islam ditambah ke-soleh-an pada dirinya adalah ‘satu paket’ yang harus ada pada setiap diri pemuda di zaman penuh cobaan dan tantangan ini.

Jadi, Sangatlah penting bagi Pemuda Islam untuk soleh dan beprestasi guna membawa agama dan peradaban menjadi lebih baik.

 

Pesan Rasullullah Kepada Kita

Sebagai Penutup, mari kita simak beberapa hadits Rasul kepada kita , khusunya pemuda

  1. Jagalah Allah

Dari Abu Al ‘Abbas, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu anhu, ia berkata: Pada suatu hari saya pernah berada di belakang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Wahai anak muda, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjaga kamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapati Dia di hadapanmu. Jika kamu minta, mintalah kepada Allah.Jika kamu minta tolong, mintalah tolong juga kepada Allah. Ketahuilah, sekiranya semua umat berkumpul untuk memberikan kepadamu sesuatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh selain dari apa yang sudah Allah tetapkan untuk dirimu. Sekiranya mereka pun berkumpul untuk melakukan sesuatu yang membahayakan kamu, niscaya tidak akan membahayakan kamu kecuali apa yang telah Allah tetapkan untuk dirimu. Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.” (HR. Tirmidzi). (dari Syarh Hadits Ke-19 Arbain an Nawawiyyah)

  1. Jagalah Shalat

Barangsiapa yang menjaganya (sholat) maka ia akan memiliki cahaya, penjelas, dan keselamatan dari an-Naar pada hari kiamat. Barangsiapa yang tidak menjaganya, ia tidak akan memiliki cahaya, penjelas, dan keselamatan dan pada hari kiamat akan dikumpulkan bersama Qarun, Firaun, Haaman, dan Ubay bin Kholaf.”  (H.R Ahmad)

  1. Berdoalah Minta Penjagaan Allah

“Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu ‘afiat (keselamatan dari segala keburukan) di dunia dan di akhirat.Ya Allah sesungguhnya aku meminta kepadaMu pemaafan dan ‘afiat pada agamaku dan kehidupan duniaku, keluarga, dan hartaku.Ya Allah tutuplah aurat-auratku, berikan rasa aman padaku. Ya Allah jagalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri, dari atas, dan aku berlindung pada keagunganMu agar aku tidak tersambar dari bagian bawahku.” (H.R Abu Dawud)