BimbinganIslam.com

Kamis, 08 Rabī’ul Akhir 1436 H / 29 Januari 2015 M
Ustadz Abdullāh Roy, MA
Silsilah Belajar Tauhid

Halaqoh 16 | Perdukunan
⬇ Download Audio

https://www.dropbox.com/s/hgxl31ffoke45mz/16.%20perdukunan.mp3?dl=0

—————————–

PERDUKUNAN

بسم اللّه الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Dukun adalah orang yang mengaku mengetahui sesuatu yang ghoib yang tidak diketahui oleh kebanyakan manusia, seperti:

• mengetahui barang yang hilang, pencurinya
• mengetahui ramalan nasib
• dan lain-lain.

Dia mengaku mengetahui hal-hal tersebut dengan cara-cara tertentu seperti dengan:

• melihat bintang
• menggaris di tanah
• melihat  air di mangkok
• dan lain-lain.

Dengan cara ini para dukun memakan harta manusia.

Saudaraku sekalian, ketahuilah bahwa perdukunan dengan namanya yang bermacam-macam adalah perkara yang diharamkan di dalam agama Islam.

Ilmu ghoib yang mereka akui pada hakikatnya adalah khabar dari jin yang mereka mintai bantuan.

Sedangkan cara-cara tersebut hanyalah untuk menutupi kedoknya sebagai seorang yang meminta bantuan jin & juga syaithan.

Kita sudah mengetahui bersama bahwa iblis sudah berjanji akan menyesatkan manusia dan menyeret bersama kedalam neraka.

Iblis & juga keturunannya tidak akan membantu sang dukun kecuali apabila dukun tersebut kafir kepada Allāh

Para ulama menghukumi dukun kafir dengan sebab ini.

Dan harta yang dia dapatkan dari pekerjaan ini adalah harta yang haram.

Berkaitan dengan ramalan yg kadang benar maka sebagaimana yang dikabarkan Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam dalam hadits yang shahih, bahwa para jin bekerjasama untuk mencuri kabar dari langit.

Apabila mendengar sesuatu maka jin yang di atas akan mengabarkan kepada yang di bawahnya dan seterusnya, sehingga sampai ke telinga dukun.

Terkadang dia terkena lemparan bintang sebelum menyampaikan kabar tersebut dan terkadang pula sempat menyampaikan sebelum akhirnya terkena lemparan bintang.

Kabar sedikit ini atau kabar sedikit yang sampai ini akan ditambah-tambah oleh dukun tersebut dengan kedustaan yang banyak.

Apa yang benar terjadi sesuai dengan yang dia kabarkan akan dijadikan alat mencari pembenaran & kepercayaan dari manusia.

Orang Islam dilarang sekali-kali datang ke dukun dengan maksud meminta bantuan bagaimanapun susahnya keadaan dia.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya:

“Barangsiapa yang mendatangi seorang dukun kemudian membenarkan apa yang dia ucapkan, maka dia telah kufur terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.”

(HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibn Majjah dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani rahimahullāh).

Dalam hadits yang lain Beliau mengatakan:

مَنْ أتى عَرَّافًا فَسَأَلهُ عَنْ شَئٍ لم تقْبَل لَهُ صَلاةُ أربعينَ ليلةً

“Barangsiapa yang mendatangi dukun kemudian bertanya kepadanya tentang sesuatu maka tidak diterima darinya shalat selama 40 hari. ”

(HR. Imam Muslim)

Meskipun sebagian ulama berpendapat bahwa mendatangi dukun tidak sampai mengeluarkan seseorang dari Islam, namun kedua hadits di atas cukup menunjukkan besarnya dosa orang yang mendatangi dukun.

Semoga Allāh Subhānahu wa Ta’ālā menjadikan kita merasa cukup dengan yang halal & menjauhkan kita dari yang haram.

Itulah halaqoh yang ke-16 dan sampai bertemu kembali pada halaqoh yang selanjutnya.

و صلى الله على نبينا محمد و على آل نبينا محمد و على آله و صحبه أجمعين.

Saudaramu,
Abdullāh Roy

✒Tim Transkrip Materi BiAS
______________________________
⬇ Donasi Pengembangan Dakwah
Group WA Bimbingan Islam
Bank Mandiri Syariah
No. Rek : 7103000507
A.N : YPWA Bimbingan Islam
Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004

Saran atau Kritik silahkan sampaikan kepada kami melalui link berikut :

http://goo.gl/forms/mTYPJ2Qj4X

Sumber: Akh Winarto Sudrajad

Sumber gambar: http://www.darul-ilmi.com/wp-content/uploads/2012/03/sihir.jpg