|
|
|
| Aktivitas |
[1637 Reads]  |
|
Konser DEBU, Membuat Semangat Penonton Menggebu! |
Posted by: Tim.Jurnalis.SKI.FE on Wednesday, July 27, 2005 - 08:01
|
Hudzaifah.org - SKI (Sie Kerohanian Islam) Al-Haq Fakultas Hukum Universitas Trisakti mengadakan pentas seni Islam, di gedung D lantai 8 Universitas Trisakti pada hari Jum’at (22/07/05). Dalam pentas seni ini penonton dapat menikmati penampilan Debu hanya dengan mengeluarkan kocek sebesar Rp. 10.000. Dan di saat awal penampilan Debu pada pukul 15.30 WIB, dapat terlihat jelas semangat yang menggebu di wajah para penonton.

Grup musik Debu ini merupakan grup musik yang berasal dari negara adidaya, yakni Amerika. Sebelum berkiprah di Indonesia, tepatnya di Jakarta, mereka pernah tinggal di sebuah pesantren di Makasar, sejak 3,5 tahun yang lalu. Terbentuknya grup musik ini sendiri, sejak April 2001. Adapun alat-alat musik yang digunakan grup musik ini terdiri dari gitar, bass, drum, biola, tamborin, harpa, gendang, keyboard, dan lain-lain.
Kelompok ini beranggotakan 24 personel, terdiri dari 11 wanita dan 13 pria. Namun yang dapat hadir pada konser ini hanya 18 orang. Mereka adalah Maryam, Husniah, Fadilah, Syakurah, Naimah, Najib, Hasinah, Susaan, Najmah, Laila, Zakariyah, Mujahid, Saleem, Daood, Wahab, Lukman, Naseem, dan Mustafa. Mereka memegang alat musik masing-masing dan adakalanya turut menyanyi bersama vokalis utama mereka, Mustafa.

DEBU menyanyikan 16 buah lagu, diantaranya adalah Dalam Taman Kekasih, Ayolah Jiwa yang Tenang, Nyawa dan Cinta, Don’t Turn Back, Badan dan hati, Lautan Hatiku, Cinta Saja, dan Ucapkan Bersama. Dalam lagu Ucapkan Bersama, mereka bermaksud menyampaikan pesan bahwa agama Islam itu adalah agama yang menyeluruh dan universal bagi seluruh umat manusia, seperti apa yang telah dibawa oleh Rasulullah SAW sebagai seorang rahmatan lil ‘alamin. Judul lainnya, adalah Bahtera Mustafa, Jangan Duduk, dan Satu lagu lagi.
Iringan musik yang mereka bawakan sangatlah berbeda dari musik nasyid atau yang sejenisnya. Musik mereka lebih universal karena di sana terdapat berbagai jenis musik. Untuk alasan itulah mereka mengaku bahwa nama jenis musik mereka adalah “World Music”. Selain itu, musik khas mereka pun membentuk suatu keharmonisan yang indah dalam mengiringi syair-syair lagu yang sarat makna, syair-syair lagu yang selalu mengekspresikan kecintaan manusia kepada Allah SWT dan Rasulnya. Alunan musiknya seakan membius para penonton untuk ikut bernyanyi di setiap lagunya, “Laa illaaha illallah… Laa illaaha illallah."

Saat diwawancara oleh Tim Jurnalis SKI FE, salah satu dari mereka pun mengatakan bahwa grup ini tidak bertujuan komersil, namun lebih mengarah ke dakwah. Maka meskipun banyak terdapat saingan di dunia musik mereka tidak terlalu mengkhawatirkan hal itu.
Berdasarkan hasil wawancara kami dengan Ketua Pelaksana (Kapel), bentuk acara ini semula bukan sebuah konser, tetapi sebuah lomba nasyid di mana pesertanya adalah anak-anak SMU dan grup Debu di sini, merupakan bintang tamu dari acara tersebut, namun sayangnya konsep tersebut harus diubah karena libur sekolah yang panjang. Untuk itulah acara itu berubah menjadi konser Debu yang berdurasi efektif selama 2,5 jam. Sasaran acara ini adalah untuk umum. Dan menurut pengakuan dari salah satu panitia, kesesuaian target dengan jumlah peserta yang hadir, cukup membuat acara ini terbilang sukses.
Selain itu, panitia mengatakan bahwa tujuan acara ini adalah untuk lebih memperkenalkan grup musik Debu pada masyarakat kampus dan sekitarnya, serta mempererat tali silaturahmi di antara SKI dari berbagai Fakultas. Undangan yang hadir selain dari dosen-dosen Fakultas Hukum, juga dihadiri oleh SKI dari berbagai Fakultas itu sendiri.

Salah satu peserta, Ilmi, mahasiswi FKG 2002, berpendapat bahwa acara yang berlangsung, menyenangkan. Ia merasa puas dan terhibur karena selain musik yang bagus, Debu juga mempersembahkan penampilan yang sama seperti ketika di televisi. Respon lainnya berasal dari Irma, mahasiswi FE 2003, yang juga merasa senang dan puas atas penampilan DEBU. “Acaranya bagus, musiknya menarik. Aransemennya bagus, pasti ga mudah ya bikinnya,”ungkapnya. “Tapi, saya perhatikan mereka sepertinya terlalu fokus dengan lirik dan lagu. Sehingga saya kurang merasa ‘ruhaniyah’ dari lagu-lagu mereka," tambahnya.
Konser Debu ini ditutup dengan lagu ke-16 yang penuh dengan semangat, serta tepukan tangan yang mengiringi lagunya. Akhirnya selesailah serangkaian konser bersama Debu. Kemudian acara pun dilanjutkan dengan jumpa fans. Berfoto, minta tanda tangan, sampai wawancara, dilakukan saat itu oleh para fans Debu.
Ya, acara yang sangat meriah, menunjukkan hati dengan siraman lagu dan syair yang indah serta sangat menghibur. Semoga acara-acara seperti ini akan selalu menyejukkan jiwa untuk senantiasa menguatkan cinta kita kepada Allah SWT dan Rasulullah Saw. Amin. (Fanny.R/Nidya.R/Anugerah.W)
Reportase by:

"Kami adalah Mata Pena yang Tajam, yang Siap Menuliskan Kebenaran"
|
| |
|
| Konser DEBU, Membuat Semangat Penonton Menggebu! | Log-in or register a new user account | 0 Comments |
|
| Comments are statements made by the person that posted them. They do not necessarily represent the opinions of the site editor. |
|