Studi Tour Islami Bersama SKI MATA FSRD
Reportase Lepas / SKI FSRD
Posted by dhonat on Aug 01, 2006 - 10:02 PM
|
Hudzaifah.org - Sie Kerohanian Islam MATA FSRD Universitas Trisakti kembali beraksi. Pada tanggal 17-18 Juli 2006 lalu mereka mengadakan acara yang sarat akan ilmu dan hiburan. Mungkin ada beberapa yang pernah mendengar tentang STIMATA FSRD? Yupp.. STIMATA adalah Studi Tour Islami bersama SKI MATA FSRD. Lalu, apa sajakah kegiatannya? Mari kita simak liputannya. Sabtu (17/7), terjadi kehebohan di mushola gedung O lantai 3 yang biasa dipakai sebagai Basecamp-nya anak-anak SKI MATA.
Hudzaifah.org - Sie Kerohanian Islam MATA FSRD Universitas Trisakti kembali beraksi. Pada tanggal 17-18 Juli 2006 lalu mereka mengadakan acara yang sarat akan ilmu dan hiburan. Mungkin ada beberapa yang pernah mendengar tentang STIMATA FSRD? Yupp.. STIMATA adalah Studi Tour Islami bersama SKI MATA FSRD. Lalu, apa sajakah kegiatannya? Mari kita simak liputannya. :)
Sabtu (17/7), terjadi kehebohan di mushola gedung O lantai 3 yang biasa dipakai sebagai Basecamp-nya anak-anak SKI MATA. Bukan karena kebakaran seperti yang dialami oleh gedung R tercinta, melainkan para peserta dan panitia STIMATA 2006 sedang berkemas menuju Daarut Tauhid Bandung untuk melakukan tinjauan ke MQ Animasi. Walaupun acara ini sudah diadakan 2 kali dengan tujuan yang sama, tapi kali ini para panitia berusaha untuk membuat konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu peserta tidak hanya dapat meninjau “bengkel kerja” MQ Animasi, tetapi juga akan diadakan workshop dari animatornya langsung.
Gelombang pertama meluncur kesana pada pukul 9.00 WIB. Dengan diantar oleh bus Trisakti yang ditumpangi kurang lebih 20 orang peserta dan panitia, tentunya mereka akan nyaman menikmati perjalanan itu. Setibanya di sana, mereka disambut dengan kumandang azan dzuhur yang mewajibkan mereka untuk segera bergegas bertemu Rabb-nya di masjid untuk sholat berjamaah. Seusai sholat, saatnya mereka memanjakan diri dengan hidangan yang telah disajikan, karena agenda hari itu dilanjutkan dengan ta’aruf dari MQ Animasi yang dibuat sebagai media dakwah buat anak-anak, dan MQ Animasi ingin merubah image bahwa komunitas muslim di Indonesia bukan komunitas yang bodoh dan gagap teknologi, hal ini dibuktikan oleh mereka yang dapat dilihat dari hasil karya yang telah mereka buat. SubhanAllah, walaupun belum tahu bagaimana membuat karya yang apik seperti yang dipresentasikan, namun hal itu sangat membuat para peserta antusias serta tertantang untuk membuat karya-karya yang menarik dan bermanfaat tentunya.
Senja mulai tiba, dan rombongan kedua-pun tiba dari Jakarta. Setelah menunaikan sholat magrib dan isya berjamaah, lalu dilanjutkan dengan makan malam, acara berikutnya adalah Ta’aruf antara peserta, panitia dan dosen yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pukul 21.00 peserta diperkenankan untuk istirahat karena pukul 02.00 WIB semua akan dibangunkan untuk melaksanakan sholat tahajud.
Bagi beberapa peserta yang belum terbiasa melakukan kegiatan pagi yang sudah diberitahukan sebelumnya, hal ini terasa amat berat, terlihat dari mata-mata yang masih sembab serta sering kali menguap, tapi hebatnya mereka tidak pernah mengeluh untuk melakukan serangkaian ibadah disana. Setelah foto bersama Aa Gym, kegiatan berikutnya adalah presentasi atau talk show dari pihak MQ Animasi. Diluar dari rencana, karena keterbatasan sarana yang ada, maka workshop yang direncanakan tidak dapat dilaksanakan.
Berikut ini ada beberapa tahapan yang harus dikerjakan dalam membuat suatu film animasi, yaitu :
1. Pembuatan Cerita
Cerita seperti apa yang ingin dibuat secara garis besarnya saja.
2. Riset
Dari cerita yang telah dibuat harus dilakukan riset agar cerita yang diinginkan dapat lebih natural. Seperti dialek, logat, setting lokasi, kebiasaan, dll.
3. Script Sinopsis
Dari konsep cerita awal, maka harus dibuat dulu pembuatan tokoh, serta cerita dalam bentuk prosa, mulai dari awal cerita, klimaks, anti klimaks, dan akhir cerita.
4. Script Writing.
Penulisan scenario sesuai dengan cerita serta tokoh-tokoh yang telah ditentukan.
5. Study Karakter.
Penentuan karakter, sifat, kebiasaan dari masing-masing tokoh.
6. Story Board
Story board adalah sketsa awal yang dibuat dari satu scene ke scene yang lainnya sampai akhir cerita.
7. Reading Table
Dari story board yang telah dibuat, lalu di sortir lagi dan bagian-bagian yang dirasa tidak perlu, dihilangkan.
8. Animatics
Menentukan lamanya durasi masing-masing adegan.
9. Layout
Perancangan gerak yang dibuat lebih detail satu per satu.
10. Key Animator
Menentukan beberapa gambar yang bisa dibuat sebagai Key Animator, agar lebih mudah untuk membuat in between cerita.
11. In Between
Pada proses ini menentukan gambar-gambar yang berada diantara Key Animator yang telah ditentukan.
12. Scaning
Story board yang sudah dibuat lengkap dengan key animator dan in between, kemudian di scan agar dapat diolah kemudian melalui proses digital.
13. Background Painting
Pada tahap ini background melalui proses pewarnaan agar terlihat lebih natural. Software yang digunakan untuk mengolah gambar di tahap ini adalah Adobe Photoshop.
14. Motion Painting
Proses pewarnaan tokoh dan ornament-ornamen lain yang ada dalam cerita.
15. Compose
Setelah proses pewarnaan, maka suara, lagu yang mendukung film yang akan dibuat dimasukkan pada tahap ini. Software yang bias digunakan untuk mix suara dalam animasi ini adalah Sony Vegas.
16. Edit awal
17. Dubing
18. Edit Akhir
19. Mastering
Evaluasi akhir yang di lakukan pada suatu rapat besar dan membahas hasil akhir yang telah dibuat, kekurangan yang ada diperbaiki, dan diproses sampai film animasi itu siap disaksikan.
20. Selamat mencoba..! :)
|
This article is from Hudzaifah.org
http://hudzaifah.org/
The URL for this story is:
http://hudzaifah.org/modules.php?op=modload&name=News&file=article&sid=394
|
|